Sabtu, 09 Januari 2016

-Ririn Ditha Aprila-

Nama lengkapnya Ririn Ditha Aprila, tapi suka dipanggil Ditha. Ingat, Ditha!! Bukan dita.. Pake ‘h’. Ditha bisa protes klo huruf ‘h’ nya hilang.
Tujuh tahun sudah sahabatan sama perempuan kece ini. Sebenernya sih orang tua kita sudah berteman sejak SMP. Bagi ku Ditha sudah bagaikan keluarga, toh orang tua kita sudah lama saling kenal. Awalnya kenal Ditha kelas dua SMP sebagai siswi pindahan di SMPN1 Pesisir Tengah. Uni Ditha -begitu panggilan akrabnya- pindahan dari Diniyah Putri Bandar Lampung.
Terkadang suka senyum sendiri inget masa remaja bareng Uni Ditha. Dulu kita suka dipanggil dengan sebutan ‘double b’ (Bemo Bagong). Tapi kita sering marah-marah kalo dipanggil dengan sebutan itu. Siapa juga yang suka dipanggil dengan sebutan yang tidak dia sukai. Kita lebih suka dipanggil dengan sebutan ‘double d’ (Dwi Ditha).
Dulu, kita paling suka keluar kelas –alasan pergi ke WC. Suka main ke Selalau berdua, makan ‘tempe mbah’, suka negrjain orang bareng, suka ketawa bareng, seneng-seneng bareng. Kalau mulai bulan puasa, suka main petasan bareng, lemparin petasan banting ke setiap orang yang lewat. –entah bagian nakal ini, Uni inget atau enggak.
Kita juga jadi anak baik sama sama. Uni ngajak untuk ziarah ke makam andung-datuk kita dan cuma berdua. Nyali kita cukup besar ya sebagai remaja SMP berani pergi-pergi ke kuburan sepi dan cuma berdua.
Setiap pergi main, kita selalu mengusahakan untuk lewat daerah ‘pagar baru’. Ya ampun, kangen dengan masa-masa itu.
Tujuh tahun yang lalu saat lagu ‘umbrella-Rihanna’ lagi hits-hits nya, kita tetapkan lagu itu sebagai lagu persahabatan kita. Kita juga dulu suka ‘debat’ karena lirik lagu ‘umbrella’ ini. Kalo dipikir2 sih, liriknya gak ada nyambung-nyambung nya sama persahabatan gitu. Ya tapi (mugkin) biar keren, kita pilih lagu luar negeri gitu.
Perempuan kelahiran 09 April 1995 ini, sayang banget sama keluarga. Uni Ditha punya dua orang adik laki-laki. Adit dan Lutfi. Rasa tanggung jawabnya tinggi. Wajarlah, mungkin memang bawaan sifat anak pertama.
Uni Ditha orang yang baik banget. Sekali kamu berbuat baik sama dia, pasti dia bales kebaikanmu bahkan sepuluh kali lipat. Tapi jangan pernah sakiti hatinya. Sekali kamu menyakiti hatinya, mungkin dia bisa memaafkanmu, tapi ingat dia tidak akan pernah lupa apa yang sudah kamu perbuat kepadanya. Karena memang memaafkan bukan berarti melupakan.
Satu lagi, jangan pernah remehkan dia. Karena kamu gak akan pernah tau kehebatan dia dibalik itu semua.
Uni ditha adalah sahabat yang paling peduli. Dia gak pernah bisa terima kalau sahabatnya disakiti. Dari SMP, Uni selalu mendukung apapun kegiatan Wo Dwi. Saat aku jatuh, terpuruk, Uni selalu ada. Bukan hanya sekadar sebagai seorang teman yang selalu ada, tetapi juga selalu siap menceburkan diri nya ikut masuk ke dalam masalah.
Uni gak pernah bisa terima kalau ada orang yang nyakiti Wo Dwi, Uni akan marah kalo Wo Dwi diremehkan sama orang lain, dan Uni berani maju paling depan untuk membela Wo Dwi. Uni selalu seperti itu dari dulu sampai sekarang -semoga selalu begitu bahkan sampai nanti- -Maaf ya Uni kalau Wo sering merepotkan-
Kalau udah sayang sama orang, Uni Ditha gak akan tanggug-tanggung kasih apresiasi buat orang yang dia sayangi. Entah itu keluarga, sahabat, bahkan orang yang dia suka.
Ingat waktu Uni terima Universitas Airlangga, dan wo belum terima Universitas manapun saat itu? Rasanya bangga dengan Uni. Sesukses apapun Uni, hebatnya Uni gak pernah ngelupain temen. Uni gak pernah tega ninggalin temen sendirian, bahkan saat teman sedang jatuh. Masih ingat jelas di memori, saat itu Uni selalu menyempatkan waktu untuk datang ke rumah. Uni datang membawa sejuta semangat. Semoga Uni selalu seperti itu ya. Selalu peduli dengan orang lain. Karena kebaikan apapun yang Uni lakukan, InsyaAllah akan dibalas dengan kebaikan juga.
Rasanya baru kemarin kita SMP ya Uni. Gak kerasa kita sekarang adalah mahasiswi tingkat akhir yang sedang berjuang dengan skripsi kita masing-masing.
Walaupun kita terpisah jarak Jogja - Surabaya, tapi rasanya gak pernah jauh dari Uni.

Sukses terus ya Uni. Dimanapun berada, semoga Uni selalu bahagia. Kalau ada masalah apapun jangan dipendem sendiri, inget Uni masih punya sahabat dan keluarga untuk berbagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar