Sabtu, 15 Oktober 2016

Apoteker Muda?

Apa sih Apoteker Muda itu?

Apoteker muda bukan berarti Apoteker yang masih unyu-unyu, masih bertampang muda, atau bahkan kaya ABG.
Faktanya justru saya menemui beberapa Apoteker Muda malah sedikit berumur, lantas apa yang menjadi dasar dari kata Muda itu sendiri?

Apoteker muda didefinisikan sebagai lulusan Sarjana Farmasi yang sedang menempuh pendidikan profesi Apoteker. Yups, sebelum lulus dan disumpah sebagai Apoteker, para Sarjana Farmasi yang sedang kuliah profesi Apoteker disebut dengan Apoteker Muda.

Hal ini sama saja dengan sarjana kedokteran yang lulus dan menjalani program profesi kedokteran untuk menjadi Dokter. Selama mereka kuliah dan menjalani pendidikan, mereka disebut Dokter Muda atau Co-ass (Co-Asisstant), nah kalo Apoteker Muda disebut PKPA (Praktik Kerja Profesi Apoteker)
Sebagian besar waktu Dokter Muda digunakan untuk berpraktik di Rumah sakit, sedangkan Apoteker Muda terbagi menjadi 6 bulan kuliah teori dan praktik, serta 6 bulan kuliah praktik lapangan yang disebut PKPA.

PKPA bisa berlangsung di Apotek, Rumah sakit, Industri Farmasi, Puskesmas atau Instansi lain yang terkait.

6 bulan pertama, para Apoteker muda belajar mengenai teori-teori yang sifatnya lebih practical dibandingkan S1 yang teoritis. Biasanya ada praktikum problem based learning yang menuntut mahasiswa untuk aktif mencari dan memecahkan masalah secara mandiri.

Jadwal kuliahnya begitu padat. Saya sediri pernah kuliah dari jam 07.00 sampai pulang jam 17.30 non stop, cuman break buat sholat sebentar. Atau bahkan sampai malam hari. Pernah juga kuliah dari hari senin sampai hari minggu full karena ada kuliah tamu dari dosen luar atau pelatihan softskill. Ditambah try out UKAI dan bahasan try out UKAI setiap minggunya yang merupakan kegiatan diluar SKS.

Kalau hanya kuliah saja tidak masalah, tapi yang bikin pusing biasanya adalah seabreg tugas baik individu maupun kelompok yang harus dikerjakan dari setiap mata kuliah. Belum laporan pbl yang tulis tangan.

Nah, ditambah lagi persiapan oral presentation pembuatan systematic review dan seminar proposal pra pkpa. Nantinya bakal nge-lab diluar jam kuliah.

6 bulan kedua, para Apoteker Muda kuliah praktik PKPA (Praktek Kerja Profesi Apoteker).  Biasanya PKPA dibagi menjadi beberapa tempat praktek apoteker sesungguhnya seperti PKPA di industri farmasi, di Rumah Sakit, di PBF (Perusahaan Besar Farmasi).

Perjuangan Apoteker muda untuk menjadi apoteker belum selesai sampai disini. setelah PKPA para apoteker muda ini akan di uji dengan ujian kompre. Nah, ada lagi tambahan ujian untuk apoteker muda. Aturan baru mulai tahun 2016, untuk menjadi apoteker,para apoteker muda ini harus lulus UKAI (Uji Kompetensi Apoteker Indonesi). Nah, apalagi tuh UKAI? *nanti dijelasin lebih lanjut tentang UKAI. Gampangnya, UKAI itu kayak UN (Ujian nasional) kalau di SMA. Nah, sekalipun jaman kuliah di profesi apoteker dapet nilai bagus bahkan ipk sempurna sekalipun, ya katakanlah ipk 4.0 (skala 4.0) tapi pada saat UKAI gak lulus. Ya tetap gak akan dianggap lulus dan ga bisa disumpah. Jadi harus menunggu ujian UKAI periode selanjutnya (angkatan selanjutnya, biasanya semester depan). Nah, dibeberapa Universitas bahkan ada yang menambah ujian kompetensi ini tidak hanya UKAI. Selain UKAI, apoteker muda juga harus melewati ujian OSCE. Waduh, apalagi ya OSCE? 😂  *nanti dijelaskan lebih lanjut. Gampangnya OSCE itu kayak ujian setelah koas nya anak-anak kedokteran yang mau jadi dokter.
So, apoteker muda itu belum jadi apoteker nya, tapi masih calon apoteker. Dan apoteker itu gak mesti usia nya muda.

Semoga Manfaat
😉😉
Dwi ismayati modjo
15 oktober 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar